Pekanbaru, 17 Juli 2026 -- SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru secara resmi melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapura dalam rangka menjalin kerja sama penyelenggaraan Program Pembelajaran Berbasis Teknologi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Kerja sama ini merupakan salah satu langkah strategis SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru dalam mendukung transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21 sehingga lulusan memiliki daya saing yang tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satu program unggulan yang akan diimplementasikan adalah AI Speaking, yaitu pembelajaran bahasa Inggris berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik. Melalui teknologi AI, siswa dapat berlatih berbicara secara mandiri dengan memperoleh umpan balik secara langsung mengenai pengucapan (pronunciation), kelancaran berbicara (fluency), tata bahasa (grammar), serta ketepatan penggunaan kosakata (vocabulary).
Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sesuai dengan standar pembelajaran global.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sarapan pagi bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru dan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapura sebelum memasuki agenda utama, yaitu penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan (workshop) implementasi Program AI Speaking yang diikuti oleh seluruh guru Bahasa Inggris SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Pelatihan ini bertujuan membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan platform pembelajaran berbasis Artificial Intelligence, mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pembelajaran, serta mengoptimalkan pemanfaatannya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris peserta didik.
Pada waktu yang sama, juga diselenggarakan pelatihan coding bagi para guru sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pendidik dalam menghadapi era digital. Pelatihan ini memberikan pengenalan terhadap konsep dasar pemrograman, berpikir komputasional (computational thinking), serta penerapan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan semakin siap mengembangkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan dunia pendidikan masa depan.
Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan dukungan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapura, sekolah optimistis mampu mencetak lulusan yang unggul, berkarakter Islami, memiliki kompetensi global, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja, pendidikan tinggi, dan transformasi digital di era Society 5.0.
