PEKANBARU –- Kreativitas dan keterampilan siswa kembali terlihat melalui hasil praktik pengolahan makanan yang dilakukan oleh siswa kelas XII Program Keahlian Kuliner SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru. Beragam produk bakery dan pastry berhasil diolah dan disajikan dengan tampilan menarik serta mengedepankan unsur cita rasa dan kreativitas.
Sejumlah produk hasil karya siswa tampak dalam berbagai kreasi, mulai dari aneka cake cokelat yang dihias dengan buah stroberi, pastry dengan berbagai topping, hingga cinnamon roll yang dipadukan dengan topping Biscoff dan Oreo. Produk-produk tersebut tidak hanya mengutamakan rasa, tetapi juga memperhatikan aspek penyajian dan estetika.
Kegiatan praktik pengolahan produk bakery dan pastry ini dilaksanakan secara rutin satu kali dalam sepekan. Dalam setiap pertemuan, siswa diberikan kesempatan untuk membuat produk yang berbeda-beda sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan yang lebih beragam dalam bidang pengolahan makanan.
Variasi produk tersebut juga menjadi sarana bagi siswa untuk terus mengeksplorasi kreativitas, mengenal berbagai teknik pengolahan, serta mengikuti perkembangan tren kuliner. Selama kegiatan praktik berlangsung, para siswa mendapatkan pendampingan dan bimbingan dari guru produktif Kuliner, Ibu Elza dan Ibu Riska.
Dengan pendampingan tersebut, siswa diarahkan mulai dari proses persiapan bahan, pengolahan, pemanggangan, hingga tahap akhir penyajian produk. Kegiatan praktik secara langsung menjadi bagian penting dalam pembelajaran Kuliner karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengasah berbagai kompetensi secara nyata.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin ini, siswa tidak hanya belajar menghasilkan makanan yang lezat, tetapi juga dilatih untuk memiliki ketelitian, kreativitas, kebersihan, disiplin, dan kemampuan bekerja sama. Mereka juga didorong untuk mampu menciptakan produk yang memiliki nilai jual dan daya tarik bagi konsumen.
Salah satu hal menarik dari hasil karya siswa adalah keberanian mereka dalam memadukan berbagai bahan dan topping. Penggunaan stroberi, cokelat, Biscoff, Oreo, krim, serta berbagai hiasan lainnya menjadikan produk yang dihasilkan terlihat lebih modern dan sesuai dengan perkembangan tren bakery dan pastry saat ini. Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk belajar menghasilkan produk makanan yang kreatif dan bernilai ekonomi.
Kegiatan praktik yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Dengan produk yang berbeda setiap pekannya, siswa diharapkan semakin terampil, percaya diri, dan mampu mengembangkan inovasi dalam menghasilkan berbagai produk kuliner.
Melalui pembelajaran praktik tersebut, siswa kelas XII Program Keahlian Kuliner SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru membuktikan bahwa keterampilan dan kreativitas dapat berjalan beriringan dalam menghasilkan produk makanan yang menarik, inovatif, dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk usaha.
Keterampilan yang diperoleh selama proses pembelajaran diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun mengembangkan usaha di bidang kuliner.
Dari ruang praktik menuju dunia industri, kreativitas siswa Kuliner terus tumbuh menjadi karya yang bernilai.
